Mahasiswa Pemula – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah menjabat sekitar satu setengah bulan. Pengunduran diri tersebut menjadi perhatian publik mengingat Badan Gizi Nasional saat ini tengah menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak Istana. Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, menyampaikan bahwa Nanik telah menyampaikan langsung pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum berangkat menjalani pengobatan.
Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan.
Mengundurkan Diri karena Alasan Kesehatan
Dalam penjelasannya, Nanik mengatakan keputusan tersebut diambil bukan karena persoalan pekerjaan ataupun tekanan dalam menjalankan tugas sebagai Kepala BGN. Ia mengaku harus menjalani pemeriksaan dan pengobatan jantung ke luar negeri sesuai rekomendasi tim dokter.
Ia juga menegaskan bahwa langkah berobat ke luar negeri bukan berarti tidak mempercayai tenaga medis di Indonesia. Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk memperoleh penanganan lanjutan serta second opinion mengenai kondisi kesehatannya.
Pernyataan itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial mengenai alasan pengunduran dirinya.
Baru Menjabat Sekitar Enam Minggu
Nanik diketahui baru dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional pada pertengahan tahun 2026. Masa jabatannya yang relatif singkat membuat kabar pengunduran dirinya menjadi sorotan berbagai kalangan.
Selama menjabat, BGN memiliki tugas besar dalam mempersiapkan dan mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah di Indonesia. Program tersebut ditargetkan menjangkau jutaan siswa, balita, hingga ibu hamil sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Namun besarnya skala program tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari kesiapan anggaran, distribusi makanan, pengawasan kualitas, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah.
Presiden Prabowo Menunjuk Sudaryono
Tak lama setelah pengunduran diri Nanik diterima, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.
Sudaryono diharapkan mampu melanjutkan berbagai program strategis yang telah disiapkan pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan saat ini.
Dalam berbagai kesempatan, pemerintah menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak akan mengganggu jalannya program yang telah direncanakan. Seluruh proses distribusi dan pelaksanaan MBG disebut akan tetap berjalan sesuai target.
Tetap Mendukung Program Makan Bergizi Gratis
Meski telah mengundurkan diri, Nanik menyatakan tetap memberikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia serta menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional.
Ia berharap seluruh pihak dapat terus mendukung keberhasilan program tersebut demi masa depan anak-anak Indonesia.
Program MBG Jadi Sorotan Nasional
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program pemerintah yang paling banyak mendapat perhatian sejak awal diluncurkan.
Selain membutuhkan anggaran yang besar, program ini juga memerlukan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, sekolah, hingga pelaku UMKM penyedia makanan.
Karena itu, posisi Kepala Badan Gizi Nasional dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Pergantian pimpinan diharapkan tidak menghambat target pemerintah dalam memperluas cakupan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Penutup
Pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang menjadi salah satu dinamika dalam perjalanan Badan Gizi Nasional yang masih tergolong lembaga baru. Pemerintah memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan ditunjuknya Sudaryono sebagai kepala baru.
Publik kini menantikan langkah-langkah Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan baru dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.