Mahasiswa Pemula – Transformasi digital menjadi salah satu kebutuhan utama dalam meningkatkan efisiensi operasional berbagai sektor, termasuk koperasi simpan pinjam. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Ahmad Kholil Zaelani dan Galih Rakasiwi, berhasil mengembangkan Sistem Informasi Monitoring Pinjaman Berbasis Website untuk Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa (KOMIDA) Cabang Rengasdengklok sebagai implementasi penelitian tugas akhir.
Di bawah bimbingan Sulistiyah, M.Kom selaku Dosen Pembimbing I dan Tri Kuryanti, M.Pd selaku Dosen Pembimbing II, penelitian ini bertujuan menghadirkan solusi digital yang mampu meningkatkan efektivitas proses monitoring pinjaman anggota koperasi.
| Mahasiswa UBSI memperlihatkan Sistem Informasi Monitoring Pinjaman berbasis website untuk KSP Mitra Dhuafa (KOMIDA) Cabang Rengasdengklok. |
Monitoring Pinjaman Masih Dilakukan Secara Manual
Sebelum sistem dikembangkan, proses monitoring pinjaman di KSP Mitra Dhuafa masih mengandalkan pencatatan dan pengelolaan data secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan pencarian data anggota, pemantauan hasil kunjungan petugas lapang, hingga penyusunan laporan membutuhkan waktu yang relatif lama.
Selain mengurangi efisiensi kerja, proses manual juga berpotensi meningkatkan risiko kesalahan dalam pengelolaan data sehingga dapat memengaruhi kualitas pelayanan kepada anggota koperasi.
Mahasiswa UBSI Mengembangkan Sistem Informasi Berbasis Website
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Ahmad Kholil Zaelani dan Galih Rakasiwi merancang sebuah Sistem Informasi Monitoring Pinjaman Berbasis Website menggunakan Framework CodeIgniter 4.
Sistem ini dirancang dengan pembagian hak akses bagi setiap pengguna sehingga admin maupun petugas lapang dapat mengakses informasi sesuai tugas dan kewenangannya. Seluruh data monitoring pinjaman tersimpan dalam satu sistem yang terintegrasi sehingga proses pencarian informasi menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah dilakukan.
Pengujian Black Box Menunjukkan Sistem Berjalan Sesuai Kebutuhan
Sebelum diterapkan, sistem telah melalui proses pengujian menggunakan metode Black Box Testing. Pengujian dilakukan untuk memastikan setiap fitur berfungsi sesuai kebutuhan pengguna tanpa menemukan kendala pada fungsi utama aplikasi.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur dapat berjalan dengan baik sehingga sistem dinilai layak digunakan sebagai media monitoring pinjaman di lingkungan KSP Mitra Dhuafa Cabang Rengasdengklok.
Sistem Membantu Meningkatkan Efisiensi Operasional Koperasi
Manfaat dari sistem yang dikembangkan juga dirasakan langsung oleh pihak KSP Mitra Dhuafa. Priyandri Nurdiantama, selaku mentor dalam penelitian tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap hasil karya mahasiswa UBSI.
Website ini sangat membantu aktivitas operasional kami, terutama bagi petugas lapang yang setiap hari harus mencari informasi anggota dan mengetahui data monitoring yang belum dikunjungi. Sebelumnya proses tersebut membutuhkan waktu lebih lama karena harus mencari data secara manual. Dengan adanya sistem ini, informasi menjadi lebih mudah diakses, pekerjaan lebih terstruktur, dan proses operasional dapat berjalan lebih optimal, efektif, serta efisien.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan sekaligus mendukung proses kerja yang lebih efisien.
Diharapkan Terus Dikembangkan untuk Mendukung Transformasi Digital
Ke depan, sistem informasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan berbagai fitur baru, seperti dashboard analitik, notifikasi otomatis, hingga integrasi dengan layanan digital lainnya. Pengembangan tersebut diharapkan mampu membantu manajemen dalam mengambil keputusan secara lebih cepat dan akurat.
Melalui penelitian ini, Ahmad Kholil Zaelani dan Galih Rakasiwi berharap hasil karya mereka dapat menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital koperasi di Indonesia serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh anggota.